

Dua kata yang mirip2 sama, tapi beda arti. Jauh bedanya, walaupun sama2 penyakit. Amnesia ntu penyakit hilang ingatan, sedangkan Insomnia adalah penyakit susah tidur. Seringkali insomnia disebut amnesia oleh orang2 tidak bertanggung jawab untuk melihat kamus terlebih dahulu. Di sini gw pengen ngebahas tentang penyakit insomnia, coz akhir2 ini si insomnia terus mengusik kenyamanan tidur gw. Bermula dari masa2 ujian beberapa bulan yang lalu, perjuangan seorang mahasiswa menyelesaikan tugas akhir, begadang tiap malam depan kompi, melek terus membaca tumpukan buku sebagai referensi, tingkat stres meningkat, pikiran makin berat mengejar waktu ujian. Sampai akhirnya setiap malam jadi gak bisa tidur, kalo pun ketiduran minimal hanya 2-3 jam sehari. Gara2 kurang tidur, kondisi badan jadi gak fit lagi, badan rasanya melayang2, kantung mata semakin besar dan jerawat semakin meraja lela numpuk di wajah.
Selang beberapa bulan setelah ujian, kebiasaan gak tidur masih terbawa2, dan gw rasa hal ini lumrah terjadi pada setiap mahasiswa tingkat akhir yang telah menyelesaikan studinya. Sampai sekarangpun waktu tidur jadi makin berkurang. Walo pun dari jam 9 dah nongkrong di atas tempat tidur tapi ni mata belum juga mau nutup. Mesti di jepit kali’ yah?? Di atas jam 1 malam baru bisa terlelap. Berbagai cara tuk bisa tidur dah gw coba, mulai dari baca buku biar mata cepet lelah, denger lagu2 melow, boker, ngitung bintang, ngupil, dan lain2, tapi gak bisa juga. Banyak obat2an untuk penyakit ini, tapi sebagai seorang farmasis, obat adalah racun, kebanyakan minum obat sama aja ngebiarin racun2 ntu nongkrong di tubuh. Sebisa mungkin menghindari obat2 kimiawi.
Untuk mengatasi si insomnia ini, gw nyari2 info di beberapa buku, dan menemukan sepenggal tentang insomnia yang mau gw bagiin disini. Menurut buku, insomnia atau tidak bisa tidur memang dapat diakibatkan oleh banyak gangguan fisik, misalnya batuk, rasa nyeri (rematik, encok, migrain, restless, keseleo, dsb) atau sesak napas (asma, bronkitis, dsb). Yang sangat penting pula adalah gangguan kejiawaan, seperti emosi, ketegangan, kecemasan atau depresi. Kasusku mungkin masuk pada penyebab terakhir: gangguan kejiwaan (tapi bukan berarti Gila yah!) karena terus-menerus memikirkan tugas akhir.
Bagi sebagian orang, insomnia yang tak bisa dihindari dimanfaatkan untuk melakukan aktifitas2 lainya seperti melanjutkan pekerjaan, mengerjakan tugas2, sekedar nonton film ataupun kegiatan2 yang mereka sukai lainnya. Tapi tetap saja, tubuh manusia itu bukan mesin, butuh istirahat sekedar merilekskan organ2 yang tegang seharian.
Kebutuhan akan tidur dapat dianggap sebagai perlindungan dan organisme untuk menghindari pengaruh yang merugikan karena kurang tidur. Tidur yang cukup dapat membantu regenerasi sel-sel tubuh, pengumpulan energi dan pemulihan tenaga sehingga memungkinkan untuk beraktivitas pada siang hari dengan baik. Asal tau aja kawan, pembentukan hormon pertumbuhan (Growth hormone) terutama terjadi pada waktu tidur di malam hari. So, kalo gak tidur semalaman, hormon pertumbuhan kita akan sulit terbentuk, regenerasi sel-sel juga, sehingga dapat menimbulkan gangguan psikis dan gangguan kesehatan.
Menurut buku yang gw baca, penanganan insomnia dapat dilakukan dengan memperbaiki cara hidup yang keliru, misalnya melakukan kegiatan2 psikis yang melelahkan sebelum tidur. Dianjurkan pula untuk melakukan gerak badan secara teratur, jangan ngerokok nda minum kopi atau alkohol pada malam hari, coz dapat mengganggu pola tidur. Gerak-jalan, melakukan kegiatan rileks, mandi air panas, minum segelas susu hangat dengan cereal sebelum tidur ternyata dapat mempermudah dan memperdalam tidur yang normal. Obat2 tertentu, kualitas kasur dan bantal yang buruk, ruangan yang berisik, cahaya yang terang benderang, ventilasi yang jelek, serta suhu kamar yang tidak menunjang juga dapat menyulitkan tidur. Untuk mengatasi insomnia sendiri, pertama2 adalah menanggulangi penyebab utamanya, mencoba cara2 di atas yang bisa kita lakukan. Kalo semua cara dah di coba dan gak bisa di atasi juga, baru menggunakan obat tidur. Tapi ada baiknya jika terlebih dahulu di konsultasikan dengan petugas kesehatan atau dokter agar mendapat penanganan yang lebih baik.
So, kawan, mungkin sedikit info di atas bisa kita coba... ^.~
Buku yang gw pake disini adalah “Obat-obat Penting”, edisi V. Karangan Drs. Tan Hoan Tjay & Drs. Kirana Rahardja.
adohhh..qt amnesia, insomnia, hiportemia ato hipoglikimia kanggg............???
BalasHapushahahahha..... betewe artikelnya bagus nek^^
hipotermia tau bkn hiportemia... wkwkwk
BalasHapusso smua sto pa ngana nek... hohohoho
thaX nek, kadang2 dikau memuji kuw...^^
hipotermia kedinginan tapi kasusnya parah karna klo kedinginan tapi ngga menggigil wajib masuk rs atau dibuat hangat penderitanya dan kalo kita biarkan dia tidur nyawanya atau siapun penderitanya bakal innalilah sedangkan hipoglikemik kekurangan gula darah aku tau ini dari detektif conan waktu grup detektif cilik terkurung di truk pengangkut barang tapi ada pendinginnya mitsuhiko terserang hipotermia sedangkan hipoglikemik ada kasus didetektif conan mau bunuh diri pake obat diabetes milik ayahnya padahal gula darahnya normal trus diobati di suapi conan gula pasir yg coba bunuh diri itu tapi ngga tau dosis gula pasir yg harusdiberikan pelaku yg digagalkan bunuh dirinya menelan cuma sebutir obat diabetes . klo putus sama pacar sepihak pertama isomnia 2 minggu amnesia dan depresi klo marshanda masih sempet dia merekam aksinya sedangkan aku ngga inget apa2 tapi aku dan marshanda sama nyusahin ortu please forgive me mom and dad dan iri sama marshanda waktu sama 2 sembuh dari depresi diwaktu yg bersamaan dia tetep balikan sama ben sedangkan aku tetap putus dan dipaksa noton vidi aldiano dan afgan aja apa maksudnya coba baru keluar rs nonton mereka berdua bahkan sheila marcia hamil ditahanan waktu itu beritanya aq pun ketinggalan aq masih terapi untuk mengembalikan keceriaanku sampai sekarang aq depresi agustus 2009
BalasHapusInsomnia gara-gara amnesia, gak lama malah hipotermia. Untunga gak anemia. -__-
BalasHapus