
Kehidupan memberi banyak pelajaran untuk kita. Banyak hal-hal yang terlihat sederhana namun bermakna luar biasa.
Satu pelajaran hidup dari seekor makhluk kecil...
Sebuah kisah tentang Laron Maharaja, seperti dilihat dari namanya, adalah spesies paling hebat dan segala spesies laron. Ia mempunyai sayap lebar yang mengepak dengan hebat tatkala terbang. Sebelum dewasa ia dilahirkan sebagai larva (ulat) yang menjadi kepompong yang tinggal di dalam selaput. Hal sangat menarik mengenai selaput Laron Maharaja adalah “leher”nya yang begitu sempit sekali.
Untuk menjadi laron, kepompong laron Maharaja terpaksa keluar dari leher selaput yang sempit. Ketika melihat kepompong “malang” yang sedang meronta keluar dari selaput, seorang ahli sains yang baik hati memberi bantuan dengan menggunting dan melebarkan leher pembendung supaya “memudahkan” kepompong keluar. Tepat seperti yang diperkirakan kepompong keluar dengan mudah tanpa banyak meronta, tetapi ia tidak berdaya untuk terbang, bahkan sebaliknya ia jatuh, dan hanya merayap-rayap di tanah saja. Setelah beberapa hari ia mati di atas tanah dan tidak dapat hidup beterbangan di udara dengan sayap yang hebat itu.
Ternyata, untuk membuat ia terbang, ia hanya perlu menjalani proses meronta dan meloloskan diri keluar dari leher kepompong. Karena melalui proses “meronta dan lolos” inilah benda cair dipompa masuk ke urat-urat sayap yang memungkinkan terbang apabila ia keluar!
(Sebuah kisah yang dikutip dari buku “Berani Gagal” oleh Billi P.S. Lim)
Itulah sahabat... untuk mendapatkan suatu keindahan dan kekuatan hidup, terkadang kita perlu menjalani masa-masa sulit yang dapat melatih kita menjadi sesuatu yang sesungguhnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar